<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Zona Dakwah Islamiyah Dunia Maya</title>
	<atom:link href="http://dakwahzone.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dakwahzone.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Aug 2008 06:12:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dakwahzone.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Zona Dakwah Islamiyah Dunia Maya</title>
		<link>http://dakwahzone.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dakwahzone.wordpress.com/osd.xml" title="Zona Dakwah Islamiyah Dunia Maya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dakwahzone.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Merindukan Ramadhan</title>
		<link>http://dakwahzone.wordpress.com/2008/08/07/merindukan-ramadhan/</link>
		<comments>http://dakwahzone.wordpress.com/2008/08/07/merindukan-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 06:10:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dakwahzone</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dakwahzone.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, kamis bertepatan dengan tanggal 5 Sya&#8217;ban 1429 H. Tanggal 1 Ramadhan terhitung mundur beberapa pekan dari sekarang. Berbagai organisasi menyibukkan diri dengan rangkaian acara tarhib Ramadhan. Ada yang membuat baksos, tabligh akbar, bazar, lomba, menghias lingkungan dan lain-lain. Kegiatan tersebut semata-matamenginginkan masyarakat muslim untuk bersiap diri menyambut bulan agung itu. Mereka pun termotivasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=29&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini, kamis bertepatan dengan tanggal 5 Sya&#8217;ban 1429 H. Tanggal 1 Ramadhan terhitung mundur beberapa pekan dari sekarang. Berbagai organisasi menyibukkan diri dengan rangkaian acara tarhib Ramadhan. Ada yang membuat baksos, tabligh akbar, bazar, lomba, menghias lingkungan dan lain-lain. Kegiatan tersebut semata-mata<span id="more-29"></span>menginginkan masyarakat muslim untuk bersiap diri menyambut bulan agung itu.</p>
<p>Mereka pun termotivasi dengan hadits yang menyatakan orang yang merindukan datangnya Ramadhan, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.</p>
<p>Dosa, perkara abstrak yang diyakini orang beriman sebagai noda dalam beragama. Hanya orang yang bermata hati tajam yang mampu mengkonkretkan perkara ini. Baginya dosa adalah racun atau virus dalam tubuh, merusak sel-sel dan organ sehingga tubuh menjadi sakit. Baginya dosa adalah ranjau atau bom waktu yang siap meledakkan kaki atau tubuh hingga luluh lantak berkeping-keping. Baginya dosa adalah tsunami limbah yang busuk dan panas yang menenggelamkan.</p>
<p>Karena ini perkara abstrak tentu manusia banyak yang lalai. Bahkan sebagian mereka mengkonkretkan dosa sebagai buah anggur segar yang baru dikeluarkan dari kulkas. Atau aroma teh hijau yang menenangkan. Atau sebuah pengalaman fantasia bagaikan burung yang menembus cakrawala. Atau seperti menemukan oase di sahara aturan-aturan membosankan.</p>
<p>Kehadiran Ramadhan bisa menjadi momok bagi para pendosa. Hanya orang yang mendapat hidayah dari Allah yang berhasil memutar logika dosa bagi para pendosa, 180 derajat. Seperti orang yang terpelanting berputar, air mata yang keluar laksana toksin penyakit yang berhasil dikeluarkan. Imunitas iman dan taqwa tumbuh subur di bulan ini. Hanyut dalam ketenangan sungai madu di jannah firdaus. Marhaban Ramadhan&#8230;&#8230;.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dakwahzone.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dakwahzone.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dakwahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dakwahzone.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dakwahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dakwahzone.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dakwahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dakwahzone.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dakwahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dakwahzone.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dakwahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dakwahzone.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dakwahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dakwahzone.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dakwahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dakwahzone.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=29&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dakwahzone.wordpress.com/2008/08/07/merindukan-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa6976cd5c59eb2e85bf9302b04bdecd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dakwahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menerawang Batas Kesabaran</title>
		<link>http://dakwahzone.wordpress.com/2008/01/03/menerawang-batas-kesabaran/</link>
		<comments>http://dakwahzone.wordpress.com/2008/01/03/menerawang-batas-kesabaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jan 2008 11:07:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dakwahzone</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dakwahzone.wordpress.com/2008/01/03/menerawang-batas-kesabaran/</guid>
		<description><![CDATA[Apakah kamu pernah mengatakan: &#8220;sabar itu ada batasnya&#8221;, &#8220;saya sudah kehilangan kesabaran&#8221;, &#8220;masa, disakiti harus sabar?&#8221;, atau ungkapan sejenis. Benarkah kesabaran kita terbatas? Di mana batasannya? Allah berfirman: &#8220;Jadikanlah SABAR dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu, (QS. 2:45)&#8221; &#8220;Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=28&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah kamu pernah mengatakan: &#8220;sabar itu ada batasnya&#8221;, &#8220;saya sudah kehilangan kesabaran&#8221;, &#8220;masa, disakiti harus sabar?&#8221;, atau ungkapan sejenis. Benarkah kesabaran kita terbatas? Di mana batasannya?<span id="more-28"></span></p>
<p>Allah berfirman:</p>
<p>&#8220;Jadikanlah SABAR dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu, (QS. 2:45)&#8221;</p>
<p>&#8220;Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya, bukanlah ia pengikutku. Dan barangsiapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka ia adalah pengikutku. Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyebrangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya. Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata: Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang SABAR. (QS. 2:249)&#8221;</p>
<p>&#8220;Tatkala Jalut dan tentaranya telah tampak oleh mereka, merekapun berdoa: Ya Rabb kami, tuangkanlah keSABARan atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang yang kafir. (QS. 2:250)&#8221;</p>
<p>&#8220;Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang SABAR. (QS. 3:142)&#8221;</p>
<p>Bagaimana definisi SABAR menurut kamu?</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dakwahzone.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dakwahzone.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dakwahzone.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dakwahzone.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dakwahzone.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dakwahzone.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dakwahzone.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dakwahzone.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dakwahzone.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dakwahzone.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dakwahzone.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dakwahzone.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dakwahzone.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dakwahzone.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dakwahzone.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dakwahzone.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=28&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dakwahzone.wordpress.com/2008/01/03/menerawang-batas-kesabaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa6976cd5c59eb2e85bf9302b04bdecd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dakwahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perahu Layar</title>
		<link>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/31/perahu-layar/</link>
		<comments>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/31/perahu-layar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2007 09:14:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dakwahzone</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/31/perahu-layar/</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 1 Januari dan 1 Muharram orang-orang banyak yang merayakannya sebagai permulaan suatu tahun. Sebagian kaum muslimin larut dalam pesta-pesta kemeriahan dan tidak melihat lagi batas-batas syar&#8217;i. Kalau dilihat dari beberapa kebudayaan, penentuan tahun baru berbeda-beda. Ada masehi, hijriyah, imlek dan lain-lain. Lalu bagaimana kita menyimpulkannya? Waktu. Ya, semua tahun baru berikut beragam penanggalannya adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=27&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal <a href="http://http://id.wikipedia.org/wiki/Tahun_Baru">1 Januari </a>dan <a href="http://http://id.wikipedia.org/wiki/Tahun_Baru_Hijriyah">1 Muharram </a>orang-orang banyak yang merayakannya sebagai permulaan suatu tahun. Sebagian kaum muslimin larut dalam pesta-pesta kemeriahan dan tidak melihat lagi batas-batas syar&#8217;i. <span id="more-27"></span></p>
<p>Kalau dilihat dari beberapa kebudayaan, penentuan tahun baru berbeda-beda. Ada masehi, hijriyah, imlek dan lain-lain. Lalu bagaimana kita menyimpulkannya? Waktu. Ya, semua tahun baru berikut beragam penanggalannya adalah penanda waktu. Waktu bukanlah tujuan namun sesuatu yang selalu mengiringi kita.</p>
<p>Dikatakan dalam sebuah syair Arab,</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya kita di dunia bagai menunggangi perahu</p>
<p>Menyangka duduk diam padahal waktu kita terus berjalan</p>
<p>Bukankah kerugian jika malam-malam kita</p>
<p>Berlalu tanpa manfaat dan umur akan dihisab&#8221;</p>
<p>Lalu apa manfaat dari merayakan tahun baru?</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dakwahzone.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dakwahzone.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dakwahzone.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dakwahzone.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dakwahzone.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dakwahzone.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dakwahzone.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dakwahzone.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dakwahzone.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dakwahzone.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dakwahzone.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dakwahzone.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dakwahzone.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dakwahzone.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dakwahzone.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dakwahzone.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=27&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/31/perahu-layar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa6976cd5c59eb2e85bf9302b04bdecd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dakwahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Quantum Teaching dengan Taqwa</title>
		<link>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/29/quantum-teaching-dengan-taqwa/</link>
		<comments>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/29/quantum-teaching-dengan-taqwa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Dec 2007 04:49:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dakwahzone</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/29/quantum-teaching-dengan-taqwa/</guid>
		<description><![CDATA[Buku Quantum Teaching (QT) karya Bobbi de Potter yang diterbitkan Mizan telah menembus angka terbit lebih dari lima belas kali. Artinya buku ini sangat laris. Berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan pun tak mau ketinggalan. Pelatihan-pelatihan digelar bertujuan mencetak guru-guru yang berkualitas. Apa sih yang menarik pada QT? QT menawarkan solusi aplikatif dalam pembelajaran di kelas. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=24&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buku Quantum Teaching (QT) karya Bobbi de Potter yang diterbitkan Mizan telah menembus angka terbit lebih dari lima belas kali. Artinya buku ini sangat laris. Berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan pun tak mau ketinggalan. Pelatihan-pelatihan digelar <span id="more-24"></span>bertujuan mencetak guru-guru yang berkualitas. Apa sih yang menarik pada QT?</p>
<p>QT menawarkan solusi aplikatif dalam pembelajaran di kelas. Kelas menjadi tempat yang sangat menyenangkan dan kondusif. Siswa diajak berpetualang dalam situasi belajar yang dikemas dengan cara yang menyenangkan. Istilah yang biasanya digunakan adalah : AMBAK, TANDUR, SLIM n BIL, dan masih banyak lainnya.</p>
<p>Lalu apakah di Islam tidak punya QT? Isi QT sangat bagus, dan ditemukan banyak kesesuaian dengan ajaran Islam. Bab 1 dan bab 2 dalam buku ini merupakan kunci bab-bab setelahnya. Niat dan keteladanan disebut-sebut sebagai faktor utama dalam belajar.<br />
Tidak diragukan lagi, keberhasilan dakwah Nabi Saw. hingga saat ini adalah dari metode Modelling (keteladanan). Allah SWT sendiri dalam Al Qur&#8217;an berfirman :</p>
<p><img border="0" width="1" src="http://dakwahzone.wordpress.com/wp-admin/" height="1" /><img border="0" width="1" src="\abd_OK\33_21.GIF" height="1" />&#8220;Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri TELADAN yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.&#8221; (QS. 33:21).</p>
<p>Namun Islam punya lebih dari sekedar QT. Hal ini didapat dari keberhasilan Nabi Saw. mencetak generasi terbaik dengan lapisan KETAQWAAN. Lihatlah hasil didikan Nabi Saw., bagaimana Bilal dan keluarga Yasir mempertahankan keimannya, Ibnu Mas&#8217;ud yang penggembala kambing menjadi Guru Besar di Irak, Ibnu Abbas yang faqih tentang ilmu Al Qur&#8217;an, dan masih banyak lainnya yang mudah kita jumpai dalam sejarah. Orang-orang yang mendapat &#8220;sentuhan Nabi&#8221; yang beriman, di dalam dada-dada mereka kaya akan hikmah. Dan ini tidak ditemukan dengan sekedar mempraktikan QT.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dakwahzone.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dakwahzone.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dakwahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dakwahzone.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dakwahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dakwahzone.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dakwahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dakwahzone.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dakwahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dakwahzone.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dakwahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dakwahzone.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dakwahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dakwahzone.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dakwahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dakwahzone.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=24&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/29/quantum-teaching-dengan-taqwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa6976cd5c59eb2e85bf9302b04bdecd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dakwahzone</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dakwahzone.wordpress.com/wp-admin/" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>SELAMAT NATAL, BOLEH GAK YA?</title>
		<link>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/24/selamat-natal-boleh-gak-ya/</link>
		<comments>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/24/selamat-natal-boleh-gak-ya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Dec 2007 16:18:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dakwahzone</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/24/selamat-natal-boleh-gak-ya/</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai Ikhwan yang terkenal ramah dan bergaul dengan siapapun termasuk dengan Orang Non Muslim, Ziddan sempat bingung bagaimana ia bersikap terhadap temannya yang Nasrani akan merayakan Hari Natal. Apalagi ketika Idul Fitri temannya itu mengucapkan selamat kepadanya. Sampai akhirnya ia tanyakan kepada Ustadnya (baca: Murobbi) pada saat Liqo’ pekanannya (bahasa gaulnya: Halaqoh Tarbawiyah). Dan terjadilah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=23&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai Ikhwan yang terkenal ramah dan bergaul dengan siapapun termasuk dengan Orang Non Muslim, Ziddan sempat bingung bagaimana ia bersikap terhadap temannya yang Nasrani akan merayakan Hari Natal. <span id="more-23"></span>Apalagi ketika Idul Fitri temannya itu mengucapkan selamat kepadanya. Sampai akhirnya ia tanyakan kepada Ustadnya (baca: Murobbi) pada saat Liqo’ pekanannya (bahasa gaulnya: Halaqoh Tarbawiyah). Dan terjadilah diskusi antara Ustadz Zakie (U) dengan Ziddan (Z) dan Mutarabbi laninnya yang bernama Ahmad (A), Hasan (H) , Rasyid (R), dan Farhan (F).</p>
<p>Z: <strong>Tadz, ane bingung nih</strong>.<br />
 <br />
U: <strong>Bingung kenapa akh? Pegangan aja kalo bingung</strong>. Canda Ustadz sambil senyum kecil kepada Ziddan.<br />
 <br />
Z: <strong>Ah Ustadz becanda aja nih, ane lagi serius nih Tadz. Dengan lagak sok serius Ziddan bicara kepada Murobbinya. Gini Tadz, ane bingung mo ngucapin selamat Natal apa nggak yah. Soalnya ane agak deket juga dengan teman ane yang Kristen itu, bahkan dia selalu ngucapin selamat terus ketika kita Idul Fitri. Kira-kira ane harus bersikap gimana ya Tadz ?<br />
</strong> <br />
U: <strong>Alhamdulillah akhirnya antum bisa serius juga Dan</strong>. Ejek Ustadz kepada Ziddan. <strong>Sebelumnya Ana (baca: saya) senang denger antum punya teman Nasrani, karena memang itu salah satu ajaran Islam yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Rasul mengajarkan kita untuk berakhlaq baik dan adil kepada siapapun termasuk kepada Umat Nasrani. Allah pun berfirman dalam Al-Quran surat Al-Maidah ayat 82 “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: &#8220;Sesungguhnya kami ini orang Nasrani&#8221;. Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, karena sesungguhnya mereka tidak menymbongkan diri.” Namun meskipun demikian, kita juga perlu hati hati mensikapi ayat ini dalam konteksnya mengucapkan Selamat Natal atau Tahni’ah kepada teman kita yang Non Muslim. <br />
</strong> <br />
R: <strong>Hhmm.. menarik nih. Hati-hati gimana maksudnya Tadz ?</strong> Rasyid berkata sambil mengerenyitkan dahi dan terlihat agak serius juga sepertinya.<br />
 <br />
U: <strong>Begini akh, mengucapkan Selamat Natal atau Tahni’ah kepada Non Muslim tidaklah sesederhana pengucapannya itu sendiri, apalagi kultur bangsa kita yang senang berbasa-basi terkadang dengan alasan tidak enak atau ingin menghormati teman kita yang merayakan Natal, maka kita dengan mudah mengucapkan selamat Natal kepada mereka tanpa memahami apa konsekuensinya dari ucapan kita itu. Konsekuensi dari ucapan selamat itu adalah mengandung persetujuan kita terhadap syi’ar-syi’ar kekufuran yang mereka lakukan, yaitu syi’ar Natal yang sudah sangat jelas berbeda dengan aqidah kita. Menurut Ibn Qoyyim Al Jauziyah dalam kitabnya &#8216;Ahkâm Ahl<br />
adz-Dzimmah&#8217;, beliau berkata, “Adapun mengucapkan selamat berkenaan dengan syi’ar-syi’ar kekufuran yang khusus bagi mereka adalah haram menurut kesepakatan para ulama. Alasannya karena hal itu mengandung persetujuan terhadap syi’ar-syi’ar kekufuran yang mereka lakukan. Sikap ini juga sama pernah disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin sebagaimana dikutip dalam Majma’ Fatawa Fadlilah Asy-Syaikh<br />
Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin, (Jilid.III, h.44-46, No.403).<br />
</strong> <br />
R: <strong>Oh gitu ya Tadz, Tapi ane juga pernah denger ada Ulama yang membolehkan Selamat Natal dengan landasan surat Maryam ayat 30-36, yang artinya: berkata Isa: &#8220;Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab dan Dia menjadikan aku seorang nabi, dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku shalat dan zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali&#8221;. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Kalo itu bagaimana Tadz ?<br />
</strong> <br />
U: <strong>Subhanallah.. ana bangga dengan antum Syid, ternyata antum cukup kritis juga.</strong><br />
 <br />
Z: <strong>Cieee Rasyid&#8230; jadi ge-er deh dipuji ustadz. Makasih ente sama ane Syid, karna pertanyaan ane, ente bisa dipuji..hehe.</strong> Ziddan berkata pada Rasyid sambil menepuk-nepuk pundak Rasyid.<br />
 <br />
A: <strong>Alah ente Dan, orang kita lagi serius antum malah nyeletuk yang nggak penting sich. Mendingan dengerin penjelasan Ustadz dehh.</strong><br />
 Tersenyum Ustadz melihat tingkah laku mutarobbinya. Dengan rasa kasih sayang Ustadz melanjutkan penjelasannya kembali<br />
 <br />
U: <strong>Maha Suci Allah, semoga Dia selalu memberikan Taufiq dan Hidayah-Nya kepada kita semua. Kita Berhusnudzon kepada Ulama tersebut, semoga beliau telah seksama dalam menafsirkan ayat tersebut. Kembali lagi kepada surat Maryam 30-36 tadi, Untuk menjawab syuhbat atas kebolehan memberi ucapan selamat natal dengan hujjah ayat ini, ada beberapa hal yang perlu kita cermati dengan baik agar kita tidak terlalu terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan sebuah ayat yang makna dan konteksnya belum tentu tepat. Insyaallah ana akan menjelaskan kepada antum semua.<br />
Pertama, Ucapan salam sejahtera yang ada di dalam ayat itu merupakan ucapan bayi Nabi Isa as untuk menjawab cemoohan dan ejekan orang-orang yang memusuhi  Maryam, ibunda Nabi Isa. Sama sekali tidak mengandung hukum tentang sunnah atau masyru iyah untuk mengucapkan selamat sejahtera pada tiap ulang tahun kelahiran nabi Isa. Bahkan murid-murid nabi Isa (al-Hawariyyun) juga tidak pernah mengucapkan selamat ulang tahun atau selamat hari lahir kepada nabi mereka saat nabi Isa masih hidup. Apalagi setelah beliau diangkat ke langit. Kedua, kalaulah mengucapkan selamat itu menjadi dibolehkan, maka seharusnya para shahabat terdekat nabi Isa yang melakukannya. Tapi kita sama sekali tidak mendapat keterangan tentang itu. Bahkan Nabi Isa sendiri tidak pernah memintanya atau mensyariatkannya. Ketiga, Selain itu sebagaimana yang tertera dalam ayat itu, kalimat itu menunjukkan bahwa salam sejahtera pada kepada nabi Isa. Bukan pada hari kelahirannya dan bukan juga pada setiap ulang tahun kelahirannya. Ini dua hal yang sangat jauh berbeda. Ketiga, Selain itu sebagaimana yang tertera dalam ayat itu, kalimat itu menunjukkan bahwa salam sejahtera pada kepada nabi Isa. Bukan pada hari kelahirannya dan bukan juga pada setiap ulang tahun kelahirannya. Ini dua hal yang sangat jauh berbeda. Dalam tafsir yang lurus disebutkan bahwa kalimat Selamat atasku yang dimaksud pada ayat itu adalah selamat dari gangguan syetan, yaitu pada tiga momentum : pada hari kelahiran, kematian dan kebangkitan kembali. Maksudnya bahwa syetan tidak bisa mengganggu nabi Isa as dan tidak bisa mencelakakannya terutama pada tiga momentum itu. Keempat, Kalaulah salam itu ditafsirkan sebagai ungkapan atau ucapan salam maka mengirim salam, maka salam itu adalah salam kepada nabi Isa alaihis salam. Namun hal itu jelas jauh berbeda dengan memberi ucapan selamat natal kepada orang kafir. Karena kalangan nasrani itu melakukan kemusyirikan dengan menjadikan nabi Isa sebagai tuhan selain dari Allah SWT. Dan kemusyrikannya itu dirayakan dalam bentuk perayaan natal. Karena itu sudah terlalu jelas perbedaannya antara bersalawat kepada nabi Isa sebagai nabi dengan menyembah nabi Isa atau menjadikannya sebagai tuhan.<br />
</strong> <br />
H: <strong>Iya ya Tadz. Sungguh fatal sekali ya kesalahan umat Nasrani yang meyakini bahwa Nabi Isa itu sebagai Tuhan, padahal Nabi Isa sendiri berkata yang diabadikan Allah dalam Alqur’an surat Maryam ayat 30-33 “Berkata Isa: &#8220;Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi, dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.” Jadi sangat jelas sekali bahwa Nabi Isa itu adalah seorang manusia biasa dan diutus sebagai Nabi oleh Allah seperti Nabi-Nabi sebelumnya untuk beribadah kepada Allah seperti shalat, zakat, dan bermuamalah dengan baik seperti berbakti kepada orang tua dan tidak sombong dan celaka.<br />
</strong> <br />
A: <strong>Subhanallah akh Hasan&#8230; Beda emang kalo keluaran Ma’had (baca: Pesantren), jadi gape kalo masalah tafsir. Untung deh ane punya temen liqo jebolan Ma’had..hehe.<br />
</strong> <br />
H: <strong>Shuut..bisa aja ente Mad.<br />
</strong> <br />
U: <strong>Benar sekali antum akh Hasan. Nabi Isa adalah sama seperti Nabi-Nabi yang lain. Sangatlah dianjurkan jika kita mengucap dan mengirim salam kepada para Nabi, karena itu memang disyariatkan di dalam Alquran oleh Allah SWT. Oke ana lanjutkan lagi ya pembahasannya&#8230;.<br />
Permasalahan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Isa pun masih diperdebatkan. Penetuan hari lahir nabi Isa sendiri yang tidak didukung fakta ilmiyah atau pun dalil yang benar. Tidak ada data akurat pada tanggal berapakah beliau itu lahir. Tanggal 25 Desember itu bukanlah hari lahirnya karena itu adalah hari kelahiran anak Dewa Matahari di cerita mitos Eropa kuno. Mitos itu pada sekian ratus tahun setelah wafatnya nabi Isa masuk begitu saja ke dalam ajaran kristen lalu diyakini sebagai hari lahir beliau. Padahal tidak ada satu pun ahli sejarah yang membernarkannya. Bahkan Britihs Encylopedia dan American Ensylcopedia sepakat bahwa 25 bukanlah hari lahirnya Isa as. Dan terakhir yang harus kita waspadai adalah di tengah kancah tarik menarik antar muslim dengan nasrani dimana mereka telah menjadikan bangsa ini sebagai sasaran kristenisasi secara tegas dan terang-terangan. Maka segala upaya untuk memurtadkan umat Islam pastilah dilakukan. Dan salah satu caranya dengan mengadakan natal bersama atau mencari tokoh Islam yang membolehkan ucapan selamat natal. Dengan demikian, terbukalah pintu untuk pemurtadan bangsa yang sejak dahulu telah menjadi pemeluk Islam.<br />
</strong> <br />
Z: <strong>Alhamdulillah..clear sekali Tadz penjelasannya..</strong>Ziddan mengangguk-angukkan tanda mengerti dengan penjelasan Ustadz. <strong>Tapi masih ada ganjalan nih Tadz, gimana dong dengan akhlak kita sebagai Muslim bahwa kita harus tetap bertoleransi dan bersaudara dengan pemeluk agama lain? apalagi ane, lumayan banyak juga nih punya temen Non-Muslim Tadz. </strong><br />
 <br />
F: <strong>Kalo itu mah gampang Dan, ente ga perlu khawatir. </strong>Tiba-tiba Fajar menyela ketika Ustadz ingin menjawab pertanyaan Ziddan. <strong>Kalo kita tidak mengucapkan selamat natal bukan berarti kita tidak ingin adanya persaudaraan dan perdamaian antar penganut agama. Bahkan umat Islam ini sanagt menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Adanya orang nasrani di Republik ini dan bisa beribadah dengan tenang selama ratusan tahun adalah bukti kongkrit bahwa umat Islam menghormati mereka. Lihat saja mereka bisa hidup tenang tanpa kesulitan. Bandingkan dengan negeri dimana umat Islam minoritas, bagaimana mereka diteror, dipaksa, dipersulit, dibuat tidak betah, diganggu dan dianiyaya. Dan fakta-fakta itu bukan isapan jempol. Hal itu terjadi dimana pun dimana ada umat Islam yang minoritas baik eropa, amerika, australia dan sebagainya. Di masa lalu umat Islam jauh lebih kuat dan besar dari umat Kristiani. Bahkan tempat-tempat bersejarah yang dianggap sebagai tempat lahirnya nabi Isa sejak masa khalifah Umar bin Al-Khattab radhiyallahu &#8216;anhusudah berada di tangan umat Islam bahkan hingga pertengahan abad 20. Sebaliknya, umat kristiani tidak pernah lebih besar dari umat Islam. Di masa kejayaan umat Islam, umat nasrani dipandang sebagai umat yang minoritas, lemah, tak berdaya dan perlu dikasihani. Bahkan di Eropa yang sebagiannya dikuasai umat Islam saat itu, tetapi sebaliknya, begitu banyak pemeluk kristiani yang dilindungi dan disubsidi oleh pemerintah Islam. Mereka pun disebut zimmy yang artinya adalah orang-orang yang dilindungi oleh umat Islam. Nyawa, harta, keluarga dan hak-hak mereka dijamin oleh pemerintah Islam. Umat Islam mengizinkan mereka<br />
mendirikan geraja dan haram hukumnya untuk mengusik ibadah mereka. Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi bahwa mempersilahkan umat kristiani untuk merayakan misa natal di tempat-tempat yang dianggap bersejarah. Jadi menurut ane Dan, semua itu adalah gambaran suasana kerukunan umat beragama yang sesungguhnya, hasil dari kemajuan peradaban Islam.<br />
</strong> <br />
Z: <strong>Mantabb penjelasan ente Jar,</strong> Dengan nada semangat Ziddan berkata kepada Fajar. <strong>Pake bahas Siroh segala antum..salut..salut.<br />
</strong> <br />
F: <strong>Alah ente Dan. Biasa aja koq, kebetulan aja ane pernah baca. Coba tanya yang laen, belum tentu juga ane bisa jawab..hehe.<br />
</strong> <br />
A: <strong>Iye Dan, makanya ente sekali-kali baca Siroh dong..jangan kebanyakan baca cerpen Asma Nadia en Helvy Tiana Rosa doang dong.</strong> Ejek Ahmad kepada Ziddan<br />
 <br />
Z: <strong>Apaan sih ente Jar, jangan buka rahasia ane di depan temen-temen dong. Apalagi di depan Ustadz, tengsin ane nih&#8230;. Cemberut Ziddan kepada Ahmad.<br />
</strong> <br />
R: <strong>Huahahaha..jangan ngambek gitu dong Dan.</strong> Kata Rasyid sambil tertawa dan diiringi dengan tawa Fajar, Ahmad, serta senyum kecil Ustadz Zakie.</p>
<p>Malam itu, di rumah Ustadz Zakie sangat dipenuhi oleh suasana Ukhuwah Islamiyah. Ustadz Zakie sangat bersyukur kepada Allah SWT bahwa ia masih diberikan nikmat oleh Allah, nikmat atas dikaruniakan mutarobbi-mutarobbi yang cerdas dan kritis. Ziddan pun terlihat sangat puas dengan penjelasan Ustadz Zakie dan teman-temannya. Pembahasan tentang Mengucapkan Natal pun selesai dan seperti biasa, mereka melanjutkan kembali dengan pembahasan kegiatan Dakwah yang akan mereka lakukan untuk masyarakat sekitar.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dakwahzone.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dakwahzone.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dakwahzone.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dakwahzone.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dakwahzone.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dakwahzone.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dakwahzone.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dakwahzone.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dakwahzone.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dakwahzone.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dakwahzone.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dakwahzone.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dakwahzone.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dakwahzone.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dakwahzone.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dakwahzone.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=23&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/24/selamat-natal-boleh-gak-ya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa6976cd5c59eb2e85bf9302b04bdecd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dakwahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kalender di WordPress.com</title>
		<link>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/02/kalender-di-wordpresscom/</link>
		<comments>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/02/kalender-di-wordpresscom/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 05:39:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dakwahzone</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/02/kalender-di-wordpresscom/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi bloger pemula wordpress.com, awal-awalnya sebelum menumpahkan tulisan-tulisannya, biasanya mencoba-coba untuk mempercantik weblognya. Salah satu jenis &#8220;kosmetik&#8221;adalah menampilkan kalender di blog kesayangan kamu. Kalender (calender) bisa kamu dapatkan pada widget. Untuk masuk ke widget kamu klik presentation lalu sidebar widget. Arahkan kursor kamu ke calender lalu drag+drop pada sidebar. Kamu pun bisa menambahkan kosmetik lainnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=18&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi bloger pemula wordpress.com, awal-awalnya sebelum menumpahkan tulisan-tulisannya, biasanya mencoba-coba untuk mempercantik weblognya. Salah satu jenis &#8220;kosmetik&#8221;<span id="more-18"></span>adalah menampilkan kalender di blog kesayangan kamu.</p>
<p>Kalender (<strong>calender</strong>) bisa kamu dapatkan pada <strong>widget</strong>. Untuk masuk ke widget kamu klik <strong>presentation </strong>lalu <strong>sidebar</strong> <strong>widget</strong>. Arahkan kursor kamu ke calender lalu drag+drop pada sidebar. Kamu pun bisa menambahkan kosmetik lainnya sesuai kebutuhan, caranya dengan men-drag+drop fasilitas yang ada pada sidebar widget.</p>
<p>Jangan lupa untuk menyimpan perubahan dengan menekan tombol <strong>save</strong> pada pojok kanan bawah. Semoga bermanfaat.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dakwahzone.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dakwahzone.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dakwahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dakwahzone.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dakwahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dakwahzone.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dakwahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dakwahzone.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dakwahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dakwahzone.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dakwahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dakwahzone.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dakwahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dakwahzone.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dakwahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dakwahzone.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=18&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/12/02/kalender-di-wordpresscom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa6976cd5c59eb2e85bf9302b04bdecd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dakwahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menulis blog bagi editor atau author</title>
		<link>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/11/30/menulis-blog-bagi-editor-atau-author/</link>
		<comments>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/11/30/menulis-blog-bagi-editor-atau-author/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 11:51:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dakwahzone</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dakwahzone.wordpress.com/2007/11/30/menulis-blog-bagi-editor-atau-author/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu keuntungan bagi bloger di wordpress.com adalah mengelola blog secara berkelompok. Seorang admin (sebaiknya satu orang) berwenang menentukan siapa-siapa saja yang akan menjadi editor atau author. Untuk menjadi editor atau author, sebelumnya admin meng-invite mereka. Mereka yang menerima invite harus me-reply dengan mengisi registrasi dan tanpa men-cheklist membuat blog baru. Setelah itu reply diterima admin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=14&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu keuntungan bagi bloger di wordpress.com adalah mengelola blog secara berkelompok. Seorang admin (sebaiknya satu orang) berwenang menentukan siapa-siapa saja yang akan menjadi editor atau author. Untuk menjadi editor atau author, sebelumnya admin meng-invite mereka. Mereka yang menerima <span id="more-14"></span>invite harus me-reply dengan mengisi registrasi dan tanpa men-cheklist membuat blog baru. Setelah itu reply diterima admin dan admin tinggal menentukan apakah yang pe-reply diposisikan sebagai editor, author atau contributor.</p>
<p>Bagi editor dan author diberi wewenang untuk menulis blog dengan <strong>login  </strong>lalu <strong>write a post. </strong>Perhatikan ketika menulis disesuaikan dengan <strong>Categories  </strong>yang ada di samping kanan blog. Sesuaikan tulisn dengan salah satu kategori yang ada. Selesai menulis blog jangan lupa men-cheklist salah satu dari categories. Akhiri dengan menekan tombol <strong>Publish</strong> untuk ditampilkan diblog kesayangan.</p>
<p>Selamat nge-blog&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dakwahzone.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dakwahzone.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dakwahzone.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dakwahzone.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dakwahzone.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dakwahzone.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dakwahzone.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dakwahzone.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dakwahzone.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dakwahzone.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dakwahzone.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dakwahzone.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dakwahzone.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dakwahzone.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dakwahzone.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dakwahzone.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=14&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/11/30/menulis-blog-bagi-editor-atau-author/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa6976cd5c59eb2e85bf9302b04bdecd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dakwahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ekspansi Dakwah</title>
		<link>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/11/15/hello-world/</link>
		<comments>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/11/15/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 09:40:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dakwahzone</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, kini &#8220;dakwah berteknologi&#8221; marak digalakkan. Salah satunya lewat jaringan internet yang mampu menembus ke pelosok-pelosok dunia. Kejelian para da&#8217;i mengikuti perkembangan zaman memang sudah seharusnya. Sesungguhnya bangkitnya teknologi internet sebagai karunia Allah adalah patut kita syukuri. Dengan demikian dakwah dapat memainkan perannya sebagai pembawa angin rahmat bagi alam semesta. Jika musuh-musuh Islam saja sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=1&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, kini &#8220;dakwah berteknologi&#8221; marak digalakkan. Salah satunya lewat jaringan internet yang mampu menembus ke pelosok-pelosok dunia.<span id="more-1"></span></p>
<p>Kejelian para da&#8217;i mengikuti perkembangan zaman memang sudah seharusnya. Sesungguhnya bangkitnya teknologi internet sebagai karunia Allah adalah patut kita syukuri. Dengan demikian dakwah dapat memainkan perannya sebagai pembawa angin rahmat bagi alam semesta.</p>
<p>Jika musuh-musuh Islam saja sangat marak meluaskan hegemoni mereka di segala media, maka langkah ini (dakwah di internet) merupakan upaya menetralisir makar-makar tersebut. &#8220;Dan mereka pun berbuat makar, Allah pun berbuat makar. Dan Allah lah sebaik-baik pembuat makar (ayat)&#8221;. Semoga weblog ini bermanfaat dan menjadi bagian dalam barisan orang-orang yang menyongsong kebangkitan Islam.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dakwahzone.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dakwahzone.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dakwahzone.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dakwahzone.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dakwahzone.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dakwahzone.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dakwahzone.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dakwahzone.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dakwahzone.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dakwahzone.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dakwahzone.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dakwahzone.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dakwahzone.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dakwahzone.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dakwahzone.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dakwahzone.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dakwahzone.wordpress.com&amp;blog=2129000&amp;post=1&amp;subd=dakwahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dakwahzone.wordpress.com/2007/11/15/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa6976cd5c59eb2e85bf9302b04bdecd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dakwahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
